Mohon Maaf Lahir Batin
Ya, kalimat ini ada di mana-mana. Selalu mengiringi ucapan selamat hari raya idul fitri. Setelah lama tidak melakukan posting, mungkin inilah awal yang tepat untuk memulainya. Di bulan yang fitri ini, tak ada salahnya kuucapkan permintaan, permohonan untuk dimaafkan atas segala salah yang sengaja ataupun tidak. Semoga hari esok, kesalahan-kesalahan tadi tak terulang.
Seperti dalam penulisan karya tulis, skripsi dan lainnya, tak ada salahnya permintaan, permohonan maaf ini ku tujukan kepada mereka-mereka di bawah ini.
Istri dan Anak Tercinta
Sengaja atau tidak, tingginya intensitas pertemuan tak pelak justru sering menimbulkan salah paham walaupun sisi positifnya juga tak kalah banyak. Di hari yang fitri ini, ijinkan aku mengucapkan kata maaf atas segala salah. Semoga di hari esok hal itu tak terulang dan membuat kehidupan kita sebagai keluarga semakin nyata.
Orang Tua di Tegal
Sudah 2 tahun lebih tidak pulang kampung, lebih mirip seperti Bang Toyib yang sudah tiga kali puasa, tiga kali lebaran belum pernah pulang. Belum pulangnya ini bukannya disengaja melainkan ada hal-hal yang memang menghambat. Semoga hari raya idul fitri berikutnya, kami sekeluarga diberi umur panjang dan kekuasaan serta kesempatan untuk berkumpul di Tegal sana untuk berkumpul dengan anda, orang tua yang sangat berjasa bagi kehidupanku serta saudara-suadra yang lain.
Mertua di Sukabumi
Selama menjadi menantu, sepertinya terlalu banyak kesalahan yang terjadi. Terima kasih atas semua yang telah kalian berikan demi membantu kami membangung sebuah keluarga.
Saudara Sekandung, Saudara Serumpun.
Jarang bertemu, bukan berarti tak ada salah. Semoga di hari esok, tali silaturahmi kita makin erat.
Sahabat dan Teman
Teman sekampung, satu sekolah baik SD, SMP, maupun SMU, teman satu kuliah di STMA Trisakti. Bukan hanya itu, teman satu kantor, teman kumpul dari komunitas motor dan bola serta milis seperti Bola, Motogp, F1, PHP, Inter, MXRC dan lainnya yang tidak disebut. Oh iya, ada yang terlupa. Selain yang sudah disebutkan di atas, permintaan, permohonan maaf ini ku haturkan kepada kalian, kepada kalian yang mengunjungi blog ini. Siapa tahu dalam penulisan artikel di blog ini terdapat salah yang mengganjal.
Akhir kata, semoga berawal dari bulan yang fitri ini, kehidupan kita semakin membaik. Baik dari segi religi, sosial dan finansial tentunya.
Tags: idul fitri, maaf lahir batin


October 18th, 2008 at 4:30 pm
selamat merayakan idul firi ya woi, mohon maaf lahir dan batin, taqoballohu minna wa minkum ..
October 29th, 2008 at 4:16 pm
Pak Didik, sama-sama yach pak.