Archive for December, 2008

Yang Beda dari WordPress 2.7

Friday, December 12th, 2008

Mmmm di tengah-tengah kesibukan training, kegiatan blogging sementara tersendat. Namun maish sempat upgrade ke WP 2.6.5. Kemarin, masuk lagi ke WP Dashboard, lha kok WP 2.7 sudah ada lagi? tak mau ketinggalan update, segera download WP 2.7.

Agak terkejut melihat tampilan WP 2.7. Ya WP telah berubah gaya. Stylenya berubah, tampilan halaman depan dashboard lebih interaktif. Terdapat quick access untuk melakukan manajemen blog.

Yang paling mencolok adalah menu navigasi ada di sebelah kiri semua, berikut yang bisa dijabarkan dari tampilan WP.

(more…)

Repotnya Saat Si Kecil Sakit

Monday, December 1st, 2008

Hari kamis malam dapat kabar dari istri kalau Egha (Ghania Nafisa Sukowo) sudah mulai batuk-batuk serta bersin dengan intensitas yang lumayan sering. Waktu itu maish optimis (tepatnya berharap) si kecil tidak sakit. Setelah sampe rumah si kecil justru makin parah. Tangisan menjadi bahasa komunikasi termudah baginya untuk mengutarakan sakitnya. Semalaman tidak bisa tidur, hmmm. Kasihan sekali anak ini.

Ternyata Egha terjangkit influenza, dahak yang menyerang tenggorokan membuatnya susah bernafas. Lendir di hidung menambah daftar panjang sakitnya. Tak mau berlama-lama, akhirnya hari Jumat terpaksa melupakan urusan kantor dan konsentrasi mengurus si kecil nan cantik ini. Diputuskan ke Hermina bogor, lumayan ternyata perjalanan lancar apalagi jalanan menuju ke rumah sakit sudah selesai hingga hanya butuh waktu kurang dari 30 menit. Satu-satunya hambatan adalah cuaca panas.

Untunglah, hanya influenza. Obat dari dokter segera diberikan, lendir (dahak) ditenggorokan pun perlahan terkeluarkan seiring muntah. Alhamdulillah hari minggu semuanya seudah berangsur pulih. Senyum tawa keceriaan si kecil yang sempat menghilang kini telah kembali. Semoga sikecil sehat selalu. I Love You Egha.

Nikmatnya Alunan Musik Jalanan

Monday, December 1st, 2008

Musik jalanan, itulah hiburan yang selalu menemani perjalanan orang-orang yang menggunakan jasa angkutan massal. Sempat lama tak bisa mnikmati alunan tersebut, sekarang alunan itu sering terdengar. Seiring dengan keseharian yang menggunakan jasa kereta api listrik.

Dari penggunaan alat yang minim, hingga menggunakan alat musik layaknya band. Bahkan ada yang menyempatkan menggunakan alat musik elektrik yang tersambung ke daya. Dari dangdut, pop hingga rock, alunan musik mereka beraneka ragam. Ada yang enak didengar sampai sebaliknya.

Ada satu yang membuat diri ini suka menikmati musik jalanan, yaitu orisinalitas mereka. Mereka tak canggung membawakan lagu-lagu tak populer namun enak di dengar. Bahkan lagu populer pun masih enakan didendangkan oleh musisi jalanan ini. Banyak lagu yang baru hits setelah dinyanyikan oleh mereka. Peterpan, Kangen, adalah beberapa band yang populer berkat jasa musisi jalanan.

Mereka punya potensi, bahkan mereka mengamen sepertinya bukan sekadar mencari sesuap nasi. Melainkan memang mengaduu bakat. Ada band yang bermodalkan lengkap, kalau hanya membawa gitar sih sepertinya tak heran, tapi kalau sampe biola, bas betot bahkan organ. Suatu kali bahkan ada musisi yang memainkan biola, membawakan sebuah lagu dari chrisye yang sekarang dipopulerkan oleh Peterpan, bermain sunguh apik. Bahkan di dengar lebih enak dari Peterpan sendiri. Pembawaan alunan biola tidak kalah oleh didit,, mayla fazia ataupun henry lamiri.

Sungguh nikmat alunan musik jalanan, terima kasih atas hiburanmu selama perjalanan.